[For You] Haven’t Met You Yet

June 20, 2012 § Leave a comment

Haven’t Met You Yet – Michael Bublé

 

“I’m not surprised, not everything lasts,
I’ve broken my heart so many times, I stopped keeping track,
Talk myself in, I talk myself out,
I get all worked up, then I let myself down,”

Sudah berapa kalikah aku patah hati kerena cintaku bertepuk sebelah tangan? Mungkin sudah berkali-kali aku tersakiti karena cinta, hahaha. Banyak hal yang aku lakukan agar bisa menyembuhkan luka dalam benakku. Aku banyak membaca buku-buku klasik sampai aku jatuh cinta dan merasa ada seorang lelaki memasuki hidupku, dan itu adalah karakter fiksi lelaki yang menjadi pemeran utama dalam buku-buku klasik yang kubaca. Aku mencoba menyakinkan diriku sendiri bahwa di dunia ini ada seorang lelaki dengan sifat yang baik seperti tokoh fiksional yang aku baca. Aku berusaha dan terus mencoba untuk menyakininya sampai pada satu titik aku mulai lelah untuk percaya dan berharap.

“I tried so very hard not to lose it,
I came up with a million excuses,
I thought, I thought of every possibility,”

Tapi aku tidak menyerah begitu saja! Aku tetap menyimpan harapan untuk bisa menemukan seseorang seperti karakter fiksional yang aku dambakan, meskipun mungkin tidak akan terlalu mirip dengan apa yang aku harapkan. Aku terus memikirkan tentang kesempatan yang bisa aku dapatkan secara sadar maupun tidak. Untuk mencapai kesempatan yang aku harapkan, aku mulai berusaha merubah kebiasaan-kebiasaan burukku agar menjadi lebih baik lagi di masa depan. Aku ingin belajar lebih banyak hal-hal baru dan ingin tahu lebih banyak lagi hal-hal yang belum aku ketahui. Agar lelaki yang berdampingan denganku bisa dengan bangga memperkenalkanku pada orang tuanya, saudaranya, paman dan bibinya, serta kawan-kawannya dan dengan senang hati menyatakan bahwa aku adalah pilihannya yang paling tepat. Ya, aku selalu memikirkan kemungkinan yang akan terjadi padaku.

“I might have to wait, I’ll never give up,
I guess it’s half timing, and the other half’s luck,
Wherever you are, whenever it’s right,
You’ll come out of nowhere and into my life,”

Selama ini aku masih menunggu, menunggu waktu yang tepat untuk bertemu dengan seorang yang aku harapkan bisa membawa kebahagian dan berkah untuk hidupku di masa depan. Aku yakin suatu hari nanti saat aku dan dirinya sudah siap untuk bertemu, aku akan bertemu dengannya dengan atau tanpa di sengaja. Dan aku tidak mau menyerah hanya karena waktu yang terlalu lama berjalan sampai aku bisa bertemu dengannya! Aku akan menunggunya, dimanapun dan dengan siapa dia sekarang. Lagipula, waktu menunggunya datang cukup panjang dan aku bisa memanfaatkan waktu yang tersisa itu untuk mengkhayalkannya datang padaku suatu hari nanti. Ini hanya bergantung pada waktu dan keberuntungan kita.

“And I know someday that it’ll all turn out,
You’ll make me work, so we can work to work it out,
And I promise you, kid, that I give so much more than I get,”

Aku percaya suatu hari nanti, ada satu hari dimana hari itu adalah hari yang paling aku nantikan. Aku bertemu dengannya dan kita berdua akan bersama selamanya. Dia akan membuatku percaya bahwa aku bisa membuatnya bahagia. Kita akan melakukan berbagai macam hal bersama-sama, menciptakan suatu kondisi yang lebih baik untuk kita berdua. Aku berjanji akan selalu bersamanya dan melimpahkan seluruh kasih sayang serta cinta yang aku miliki untuknya setiap hari, selamanya.

“I just haven’t met you yet.”

 

Menjemput fajar,

Malang, 19 Juni 2012

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading [For You] Haven’t Met You Yet at Ordinary Journal.

meta

%d bloggers like this: