#11 Music Review: BTOB – Father

May 3, 2012 § Leave a comment

Tersentuh. Mungkin satu kata itu yang dapat saya rasakan saat mendengar lagu ini. Lagu ini mengingatkan kita tentang ayah, seorang yang telah berjasa dalam kehidupan kita. Dengan lirik yang menyentuh hati dan dengan warna suara setiap personil yang menentramkan jiwa, lagu ini sudah menjadi salah satu dari list ballad song yang akan saya dengarkan sesering mungkin di masa depan. Ini dia, sekilas review untuk BTOB – Father.

Ditulis oleh Hyun Tae, Lim Hyun Sik dan Jeon Da Woon, lagu ini sudah mencuri perhatian saya sejak peluncurannya. Bukan karena yang menyanyikan lagu ini adalah BTOB, tapi lebih pada lirik dan musik yang disuguhkan dalam lagu ini. Selama ini kita tahu, banyak sekali penyanyi yang membawakan lagu yang bertemakan tentang Ibu. Tapi kita sering melupakan sosok Ayah yang juga sangat berjasa dalam hidup kita.

Ibu, Ibu, Ibu, Ayah. Daftar manusia yang harusnya kita hargai, hormati, dan kita syukuri keberadaannya di antara kita. Tapi kadang, banyak orang melupakan Ayah sebagai manusia ke-4 yang harus kita hormati. Selalu kita terbelenggu dalam sebuah filosofi, “Surga berada di telapak kaki ibu.” dan kita sebagai seorang anak yang berbakti akan selalu terbuai dalam filosofi tersebut. Sering kita takut terkena karma, akhirnya kita selalu berbaik-baik pada Ibu, tapi pada Ayah? Apa hanya karena tidak ada filosofi seperti, “Surga berada di telapak kaki ayah.” kita bisa melupakan sosok Ayah dengan segala kerja kerasnya untuk ikut andil dalam membesarkan kita baik secara finansial maupun secara psikologis?

Lagu ini mengingatkan kita betapa sesosok Ayah sangat berpengaruh dalam hidup kita. Menjaga kita dari marabahaya, mengasihi kita dengan sepenuh hati, bekerja keras untuk membiayai kepeprluan kita, dan masih banyak sekali hal yang harusnya kita apresiasi dari Ayah. Ingat, manusia di dunia ini bukan hanya Ibu, tapi Ayah juga ada di antara kita.

BTOB, anak asuh CUBE Entertainment, yang baru saja melakukan debut di pertengahan Maret ini mampu membawa kita ke dalam sebuah cerita dimana hanya ada kita dan Ayah. Saya tidak pernah meragukan kemampuan vokal BTOB. Dengan warna suara yang berbeda-beda setiap personilnya, BTOB bisa membawa suasana yang benar-benar nyata dan yang memang pada kenyataannya harus mereka bawa karena suasana yang menyentuhlah yang dapat membuat lagu ini menjadi sebuah lagu ballad yang patut bahkan layak untuk terus di dengar di masa depan. Mereka mampu menggambarkan suasana yang, bahkan saya sendiri, sulit untuk menggambarkannya.

Penampilan mereka di MV (Music Video) Father ini juga sangat simple. Berfokus pada satu ruang, dan menampilkan ekspresi setiap personil, menambah suasana dramatis untuk lagu ini. Mereka sangat memaknai setiap bait dari lagu Father ini dan mereka pada akhirnya mampu menampilkan yang terbaik. Bahkan menurut saya mereka tidak tampak seperti berakting, tapi mereka benar-benar ingin menunjukkan dan mengatakan pada Ayah masing-masing, “Ayah, apa kau mendengarku? Aku disini, menyanyi untukmu. Ayah, aku amat sangat menyayangimu. Maafkan atas semua perbuatan yang telah membuatmu terluka.” dan saat itu juga saya tahu, mereka (baca: BTOB) ingin mengajak kita untuk mengingat Ayah dan menghargai jasa-jasanya. Saya rasa, kerja sama antara penulis dan penyanyinya berjalan cukup baik, karena lagu ini cukup banyak mendapatkan respon positif dari para pendengar.

Father Lyrics:

 [CHANGSEOB] sseul sseul haejin dwitmoseubi nat seoreo
georeo ganeun naenae barabodaga
geunyang nunmuri naseo
geunyang ulgiman haesseo
jigeum kkeot moreugo san naega miwoseo

[HYUNSIK] apeseon taeyeonhan cheog utgiman haeseo
hangsang nae apeseon ganghan cheog haeseo
[MINHYUK] saenggag jocha motaesseo
anin julman arasseo
sseul sseul han dwit moseubeul mollatdeon geoya

[SUNGJAE] geuttaeneun mollatjyo neomuna eoryeotjyo
nuguboda oeroul tende dagagaji motaetjyo
[EUNKWANG] ijeya aratjyo jogeum neujeun geon anijyo
neomuna hago sipeun mal yeongwonhi saranghabnida
nae abeoji

[HYUNSIK] hanchameul geureoke nan barabodaga
dallyeogaseo geunyang ana beoryeosseo
[CHANGSEOB] manyang ulgo sipeoseo
geu pume ulgo sipeoseo
dangsinui gomaumi neomu seoreowoseo

[SUNGJAE] geuttaeneun mollatjyo neomuna eoryeotjyo
nuguboda oeroul tende dagagaji motaetjyo
[EUNKWANG] ijeya aratjyo jogeum neujeun geon anijyo
neomuna hago sipeun mal yeongwonhi saranghabnida
nae abeoji

[ILHOON] hansum han beon pug swimyeon da naajin deut sen cheog
naegen boyeoyo geudaeui heureuji anhneun nunmul
sangcheo gadeughan gaseum ulji ankon apasseul hyungteo
da naega mandeun geonde jakku haeyo wae geudae taseul
[PENIEL] And your eyes showed you were tired
But you hid it, such a liar
[MINHYUK] ije naega ana julgeyo naege gidaedo dwaeyo
[PENIEL] And your eyes showed you were tired
But you hid it such a liar
[MINHYUK] geudaeneun yeongwonhan naui nopeun haneurieyo

[CHANGSEOB] geochireojin sone jureumjin nungae
sseul sseul haejin dwitmoseub majeo nan igsughaji anhaseo
[SUNGJAE] naega geuraetna bwa apeuge haetna bwa
dwidoraseon dwismoseub majeo naega namgin jimman gataseo
[EUNKWANG] haejun ge eobtjiman
nan deurin ge hana eobtjiman
neomuna hago sipeun mal yeongwonhi
saranghabnida
nae abeoji

Composition: 임상혁 (Lim Sang Hyuk), 전다운 (Jeon Da Woon)
Lyrics: 현태 (Hyun Tae), 임상혁 (Lim Sang Hyuk), 전다운 (Jeon Da Woon)
Arrangement: 임상혁 (Lim Sang Hyuk), 전다운 (Jeon Da Woon)
Korean: music.daum
Romanization: KyungMi at kromanized

Color-Coding: Rendria at rererendria

Music Score (4.5/5) | Music Video (3.5/5)

Advertisements

Tagged:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading #11 Music Review: BTOB – Father at Ordinary Journal.

meta

%d bloggers like this: